.quickedit{ display:none; }
@budikazmat. Diberdayakan oleh Blogger.

FN Minimi
M249 FN MINIMI DA-SC-85-11586 c1.jpg
FN Minimi
Tipe Senapan Mesin Ringan (SMR)
Senapan Mesin Regu
Negara asal Belgia
Sejarah pemakaian
Masa penggunaan 1979 - sekarang
Digunakan oleh AS, Belgia, Indonesia, Jerman, Afrika Selatan, Italia, Bulgaria, Kanada, Meksiko, Cina, Mesir, Perancis, Ceko, Swedia, Inggris, dan lebih dari 30 negara.
Sejarah produksi
Perancang Maurice Bourlet
Produsen FN Herstal
Varian M249 SAW
Spesifikasi
Berat kosong 6.2 kg, terisi dengan 200 peluru 10,6 kg
Panjang 1.038 mm (41 in)
Panjang laras 465 mm (18 in)

Peluru 5.56 x 45 mm NATO
Kaliber 5.56 mm
Mekanisme operasi gas, bolt terbuka
Rata² tembakan 750 - 1000 butir/menit dengan sabuk amunisi
Kecepatan peluru 968 meter / detik
Jarak efektif maksimum 1500 m
Jarak jangkauan 2000m
Amunisi Sabuk M27 1000-butir sekali pakai,
Sabuk 500 atau 1000-butir daur ulang,
Beta C-Mag 500-butir,
Magazen STANAG 150-butir
Alat bidik penjera drum dan pisir bentuk daun (FN Minimi), ghost-ring trademark HK (M249)

FN Minimi, (bahasa Perancis: Mini-mitrailleuse, senapan mesin mini) adalah senapan mesin ringan yang diproduksi oleh perusahaan senjata Belgia Fabrique Nationale de Herstal (FN) dan anak perusahaannya. FN Minimi menjadi salah satu senjata yang revolusioner dan sangat legendaris, karena menghasilkan kelas baru : SAW (Squad Automatic Weapon), alias senapan mesin yang mandiri dimana sang operator berfungsi ganda sebagai penembak dan penjaga sabuk peluru, serta bisa ditembakkan dari posisi bahu seperti layaknya senapan serbu namun dengan kapasitas sekelas senapan mesin ( 100 atau 200 sabuk peluru ). 

Perancangan
Dengan basis RPD, Bourlet memulai proyeknya. Pada awalnya, semua kru banyak yang memprotes atas kaliber 5.56mm. Namun dengan kaliber 7.62, mustahil untuk menciptakan SAW. Apalagi untuk kaliber 7.62mm, FN sudah punya FN MAG.
Bourlet mendesain dengan bolt terbuka dan sistem operasi gas. Sementara untuk recoil, Bourlet mendesain sedemikian rupa hingga pas untuk senapan serbu dan senapan mesin. Sementara untuk sistem blowback recoil, Bourlet mendesainnya selaras dengan tabung gas. Hal ini dilakukan supaya cylic-rate nya tetap konstan dan senjata tahan dari gangguan luar layaknya AK-47. Sementara untuk pengisian peluru, Diegonaive Saivee menunjukkan kecermelangannya yaitu dengan sistem dual feed purpose, yaitu sistem pengisian yang mampu menerima sabuk peluru dan magasen (namun dengan kode STANAG seperti milik M-16). Karena, untuk memasok peluru yang banyak namun mandiri, diperlukan sabuk peluru, bukan magasen drum yang dinilai tidak praktis. Untuk membuat gerakan sabuk peluru halus (maksudnya tidak usah direntangkan horizontal supaya tidak merusak mulut magasen), dibuat mulut magasen seperti senapan serbu. Ide inilah yang menjadi kontribusi terbesar untuk FN Minimi.
Sementara untuk sistem pembidik, FN menggunakan pembidik yang sama seperti FN MAG dan FN FAL yaitu penjera drum dengan pisir bentuk daun. Untuk bukaan penjera, bisa untuk jarak 100 m sampai 500 m. Beralih ke sistem laras, FN menggunakan laras berat dengan sistem Quick Change Barrel. Sistem ini dinilai efektif untuk medan pertempuran. Sementara itu, untuk sistem bipod, FN sudah menyediakan inovasinya yang baru. Bipod mampu dibuat dalam setelan tiga ketinggian dan dapat beroperasi di medan yang miring.
Dengan segala kelebihannya, diatas kertas boleh dibilang FN Minimi sangat revolusioner untuk di zamannya. Proyek Bourlet dimulai di tahun 1972 dan selesai di 1978. Hingga akhirnya mendapat tender internasional untuk percobaan dari AS dan Inggris yang menilai senjata ini sangat bagus.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers